Merakyat.Com

loginregisterforum

Bagaimana Ya Cara Mengelola Kritik?

Email Cetak PDF
+ 0
+ 0

Banyak orang sudah dewasa secara bentuk fisik, dan dewasa secara umur, dewasa secara penampilan, serta kelihatan dewasa secara sikap dan perilaku. Namun belum tentu orang itu juga sudah dewasa secara moril, dewasa secara mental dan dewasa spritual. Padahal umur, status sosial, dan pendidikan sudah bisa tergolong lebih dari dewasa.

Orang yang belum dewasa moril, mental dan spritualnya, cenderung di dalam hatinya biasanya suka dan ingin dipuji-puji dan disanjung-sanjung saja. Namun dari hatinya yang paling dalam, ia tidak suka kalau dikritik. Apalagi kalau kritik tersebut bisa mengancam status yang sudah melekat pada diri orang tersebut. Yang mana status yang sudah dengan susah payah ia bangun tersebut, sudah melekat dalam pandangan masyarakat terhadap dirinya.

Nah, ketika kritik demi kritik mengalir terus kepada dirinya, namun ia sudah tak sanggup lagi menampung, membalas dan menjawab kritik tersebut, ibarat pendekar yang sudah kehabisan jurus silat. Maka otomatis seseorang itu akan berada salam situasi dan kondisi jiwa yang panik. Dalam kondisi atau keadaan panik ini, biasanya akal sehat sudah tidak terlalu berfungsi lagi. Akhirnya segala cara dilakukan dalam menepis kritik tersebut.

Padahal cara menepis kritik dengan segala cara (kurang sehat) tersebut, bisa membahayakan posisi orang tersebut. Malah sikap seperti itu, sama saja dengan menumpuk masalah yang mana masalah yang ditumpuk tersebut, berpotensi besar untuk melahirkan masalah baru yang lebih besar lagi.

Oleh karena itu, kalau orang tersebut bisa bersikap dewasa secara mental, moril dan spritual, maka pasti orang itu fokus saja dalam menyelesaikan masalah-masalah yang sebelumnya dikritik tersebut. Sehingga tidak terjadi penumpukan masalah yang bakal memunculkan kritik baru yang bisa lebih hebat, lebih keras dan lebih dahsyat lagi dari pada kritik yang dilancarkan sebelumnya.

Karena kritik yang membangun, pada dasarnya adalah kegiatan positif yang sebenarnya sangat menguntungkan bagi pihak yang dikritik. Namun di tengah derasnya arus kritik, pastilah ada beberapa bagian dari kritik itu yang tidak membangun. Maka bagi mereka  yang dikritik, yang sudah dewasa secara moril, sudah dewasa secara mental, dan sudah dewasa secara spritual, pasti bisa mengelola kritik yang mengalir tersebut dengan baik.

Atau adakah sekolah atau lembaga pendidikan yang memberikan pelajaran tentang tata-cara mengelola kritik?

Tags: kritik | manajemen | membangun

Bagaimana Ya Cara Mengelola Kritik?
Berhubungan Dengan :
Kalau dihitung dengan rinci dan seksama, mungkin sudah ribuan bahkan sudah jutaan masalah demi masalah yang menimpa bangsa in
  Dari sekian banyak stasiun Televisi yang beroperasi di Indonesia, baik Televisi swasta maupun Televisi berbayar, pasti
JAKARTA – Panitia Kerja Mafia Pulsa Komisi I DPR menduga ada hubungan multilateral antara operator telepon seluler, content

Add comment


Security code
Refresh