Merakyat.Com

loginregisterforum

Musim Hujan, 90 Juta Meter Kubik Lahar Dingin Merapi Ancam Warga

Email Cetak PDF
+ 0
+ 0

 

lahar-dingin-merapiJAKARTA - Warga masyarakat di lereng Gunung Merapi diminta meningkatkan kewaspadaannya. Hal itu disebabkan karena saat ini sudah memasuki musim penghujan.

"Bahkan untuk Magelang sudah Siaga I. Ancaman lahar dingin sisa erupsi Merapi tahun 2010, siap mengancam masyarakat dan infrastruktur di sepanjang 15 sungai di sekitar Merapi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (1/11).

Menurutnya, dari 140 juta meter kubik hasil erupsi, diperkirakan masih ada 90 juta meter kubik material piroklastik di lereng Merapi. Sekitar 50 persen di lereng selatan yang dapat mengalir  ke Kali Woro, Kali Gendol, Kali Opak dan Kali Boyong.

"Sisanya berada di sisi barat ke Kali Krasak, Kali Putih, Kali Lamat dan Kali Pabelan.  DAM sabo yang ada, terisi pasir sebanyak 18,24 juta meter kubik atau 90 persen dari kapasitasnya. Hal ini dapat menyebabkan luncuran lahar dingin mudah terjadi," ujarnya.

Dia menambahkan, dampak lahar dingin cukup besar. Pada periode musim hujan lalu, lahar dingin menyebabkan 28 desa terdampak lahar dingin. "Total 861 rumah rusak. Sebanyak 129 rumah di DIY dan 732 rumah di Jawa Tengah. Tercatat, puluhan jembatan hancur diterjang lahar dingin," tuturnya.

Untuk mengatasinya, BNPB memberikan dana siap pakai sebesar Rp 444,69 miliar kepada Kementerian PU untuk penanganan darurat lahar dingin. Tiga bidang pekerjaan umum dikerjakan sekaligus.

"Yang pertama yaitu sumber daya air sebesar Rp 181 miliar untuk normalisasi alur sungai, penguatan tebing, pengerukan intake saluran, perbaikan sabo dam, tanggul di Kali Putih, Kali Krasak, Kali Batang, Kali Bawang, Kali Kuning dan Kali Gendol," jelasnya.

Sedangkan yang kedua adalah bidang bina marga, yaitu sebesar Rp 232,3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk perbangunan jembatan dan perbaikan badan jalan.

"Sekitar 19 jembatan dibangun. Salah satunya jembatan nasional Pabelan Lama dan Srowol yang menghubungkan Magelang-Jogjakarta. Adapun yang ketiga adalah bidang cipta karya sebesar Rp 31,39 miliar. Anggaran tersebut untuk rehabilitasi intake mata air Umbul Wadon, penyediaan air minum perdesaaan, permukiman dan sebagainya," papar Sutopo.(H28)

Musim Hujan, 90 Juta Meter Kubik Lahar Dingin Merapi Ancam Warga
Berhubungan Dengan :
Samarinda - Populasi Orangutan Kalimantan (Pongo Pygmaeus) yang hidup di Kalimantan Timur kian punah. Kepunahan ini karena h
Inilah poin-poin Deklarasi Suara Anak Indonesia 2012, yang dibacakan oleh Perwakilan Duta Anak, yaitu Duta Pendidikan Anak Be
London - Event olahraga paling akbar di dunia, Olimpiade, telah resmi dibuka oleh Ratu Elizabeth II di Stadion Olympic, Ju

Add comment


Security code
Refresh